Selasa, 16 September 2014

The Enemy of Success


Assalamu’alaikum semuaaaaaaaaaa~
Kali ini saya akan membahas tentang “The Enemy of Success” tema ini saya ambil dari sebuah buku yang berjudul “Ujian Sukses Tanpa Stress” yang ditulis oleh kak Fatan Fantastik..          hehee #lebih tepatnya saya mengcopas artikel ini dari buku itu. Semoga bisa bermanfaat untuk kalian semua^^


Ada musuh yang harus ditekuk. Ada lawan yang harus dikalahkan. Ada penjahat yang perlu kita “sikat”. Sebagai bukti, kalau kita ini memang ‘Pendekar’ pilih tanding. Sebagai bukti, bahwa kita memang layak jadi pemenang kehidupan. Layak sukses.
Begitu pula kalau mau sukses dalam ujian. Ada musuh dan lawan yang siap menghadang, mengetes seberapa siap kita meraih keberhasilan. Jangan takut. Jangan resah. Apalagi sampai ambil jurus seribu langkah : berpaling melarikan diri. Itu mah hanya untuk para pecundang. Bukan untuk para pemenang seperti kita semua.
Makanya, biar kita nggak keder duluan, padahal musuh saja belum kelihatan, kenali para musuh yang bisa bikin ujian berantakan. Seperti kata sang ahli strategi perang, Engkong Sun-Tzu : siapa yang tahu diri dan tahu lawannya, ia akan menang. Siapkan diri, tabahkan hati. Yakinlah, Allah selalu bersama kita. Selenjutnya, simak yang berikut ini yak?? # let’s cekidot..
Susah Konsentrasi
Kamu mengalami gangguan pemusatan perhatian? Atau kamu susah khusyuk saat belajar? Membaca pelajaran teringat mie ayam, menghafal rumus teringat es jus, mengerjakan soal latihan terbayang ayam panggang?(wah, kalau ini kamu pasti sedang kelaparan!). Tenang, tenang. Itu artinya kamu sedang susah berkonsentrasi. Pikiranmu sedang tidak fokus. Benakmu sedang berkelana kemana-mana, “berpisah” dari raganya (ih, sereeeemmm…!) . Tentu harus dibereskan, jika ingin ujian berjalan lancer dan berakhir penuh keindahan. Kamu nggak ingin ujianmu berakhir dengan memalukan en bikin gundah kan?????
Rasa Malas
Tubuh terasa lemas. Otot-otot rasanya enggan untuk digerakkan. Otak nggak mau diajak mikir yang berbau sekolah or kuliah. Pinginnya “Santai Sajalah!”. Belajar? Ogah kuadrat. Lihat buku, ngantuknya kumat. Lihat kumpulan soal, matanya jadi berat. Waduh!
Itu tanda-tanda si malas telah datang. Padahal nggak ada yang mengundang. Padahal juga nggak ada yang kondangan. Tapi kenapa ia suka mampir??? Padahal sudah jauh-jauh menyingkir. Tetap saja ia datang menghampiri, pakai nyengir lagi! Apa sih yang menyebabkan ia datang?
a.       Suka Menunda-nunda
Makanya, hati-hati ya buat kalian yang suka menunda-nunda pekerjaan. Seperti kata pepatah, Procrastinati on is the thief of time. Menunda-nunda itu sama dengan si pencuri waktu. Ia membuat waktu yang sangat berharga menjadi tersia-sia, terbuang percuma. (padahal menyia-nyiakan sesuatu, alias melakukan hal yang mubadzir itu, kawannya syaithon lho…!! Na’udzu billahi min dzaalik!). Nabi pun bersabda, bahwa ada dua nikmat yang sering diabaikan : Kesehatan dan Waktu luang.

b.      Tidak Punya Tujuan Kedepan
Apalagi impian. Karena nggak punya bayangan di masa depan ingin punya apa, ingin kemana, mau jadi apa; akhirnya hanya berbuat yang biasa-biasa saja. Bahkan malah yang sia-sia. Beda dengan yang punya tujuan pasti, yang punya impian. Apapun yang dilakukan, dipandu adanya tujuan. Diarahkan impian.

c.       Kurang Olahraga
Bdan kita ini di desain oleh allah untuk bergerak. Men sana in corpore sano, kata orang latin. Bahwa dalam tubuh yang sehatterdapat jiwa yang sehat. Ketika orang bergerak, berolahraga, manusia menjadi lebih hidup, menjadi lebih bersemangat.

Sebuah penelitian yang sangat menarik pernah dilakukan di Canada. Penelitian ini melibatkan lebih dari 500 murid. Hasilnya? Murid yang menghabiskan waktu tambahan setiap harinya di ruang olahraga mempu mengerjakan ujian lebih baik dari pada murid yang kurang akrif berolahraga. Ada penelitian lain di daerah Claremont, California. Duo Michaud & Wild melaporkan hasil penelitian di Scipps College tersebut. Kata mereka, murid-murid yang BEROLAHRAGA SELAMA 75 MENIT SEMINGGU bisa BEREAKSI lebih cepat, BERFIKIR lebih baik, dan MENGINGAT lebih cermat. Wow!!!   Makanya, rajin-rajin olahraga nyok^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar